Lima masalah mikropipet yang paling sering kami temui
Dari pengalaman kami menangani berbagai mikropipet, masalah yang berulang biasanya berasal dari pemakaian dan perawatan, bukan dari alatnya. Berikut lima yang paling sering, lengkap dengan cara mengenalinya.
1. Tetesan di ujung tip
Penyebab umum: tip kurang rapat, atau seal yang aus. Cek dengan menyedot cairan lalu menahan alat beberapa detik. Bila ada tetesan bahkan dengan tip baru, alat perlu diperiksa.
2. Volume tidak akurat
Sering terjadi setelah alat terjatuh, atau setelah dipakai di luar rentang volumenya. Gejalanya halus: hasil replikat tampak rapi tetapi selalu bergeser ke satu arah. Solusinya kalibrasi ulang, dan servis bila perlu.
3. Piston tersendat atau terasa berat
Biasanya karena kotoran atau pelumas yang mengering. Pembersihan dan pelumasan oleh teknisi biasanya cukup. Memaksa plunger yang berat justru mempercepat keausan, jadi jangan ditekan sekuat tenaga.
4. Cairan masuk ke badan alat
Terjadi bila alat dipegang miring saat menyedot, atau tombol dilepas terlalu cepat. Cairan di dalam dapat merusak seal dan piston. Bila hal ini terjadi, hentikan pemakaian dan serahkan ke teknisi, karena sisa cairan yang mengering bisa menyebabkan kerusakan berlanjut.
5. Tip tidak cocok
Tip yang longgar atau tidak pas menyebabkan volume bergeser. Pakai tip yang sesuai dengan tipe mikropipet, dan hindari mencampur tip dari berbagai sumber tanpa pengecekan.
Kebiasaan yang membantu
- Pegang alat tegak saat menyedot cairan.
- Lepas tombol perlahan dan stabil.
- Jangan menyimpan alat dengan tip terpasang atau dalam posisi tergeletak setelah dipakai cairan.
- Hindari memutar pengatur volume di luar rentangnya.
- Tentukan satu orang atau satu rak penyangga sebagai "tempat pulang" setiap alat, supaya alat tidak berpindah-pindah tanpa catatan.
Kapan sebaiknya dikirim servis
Bila gejalanya muncul berulang walaupun tip sudah diganti dan teknik dibenahi, ada kemungkinan kerusakan di dalam. Lebih cepat alat ditangani, lebih murah dan singkat perbaikannya. Alat yang diabaikan cenderung merusak bagian lain.

